Uniqlo terkenal sebagai sebuah brand perusahaan yang merancang berbagai macam produk fashion dengan label Uniqlo.

Uniqlo terkenal bukan hanya sekedar pakaian.

Uniqlo melebihi ekspektasi semua orang.

UNIQLO kerap berkolaborasi dengan artis-artis terkenal untuk mempromosikan produk mereka.

Uniqlo dan Produser Musik Gray

Uniqlo berkolaborasi dengan produser musik Korea Selatan, gray untuk mempromosikan produknya.

Kolaborasi itu dipublikasikan dalam siaran Youtube Uniqlo tertanggal 11 oktober 2015.

Siarannya yang bertajuk “Uniqlo 15FW Fleece TVC Gray” menampilkan Gray sebagai bintang iklan.

Dia nampak mengenakan jaket berwarna gray kemudian berjalan dari dalam sebuah studio keluar rumah.

Dalam video ditampilkan bagaimana gray mengenakan jaket tersebut.

Gray yang tampak membuat style jaket itu nampak makin berkualitas.

Representasi Iklan Uniqlo

Dari iklan tersebut, Uniqlo jelas mempersiapkan produknya untuk anak muda trendy.

Dengan produk-produk yang dapat mendukung aktivitas mereka, Uniqlo menjanjikan produk yang tidak hanya bicara soal kualitas.

Melainkan ada sisi estetika dan dukungan intelektual kepada kaum muda untuk tetap jadi diri mereka sendiri.

Dengan mengenakan produk Uniqlo mereka bisa tampil makin percaya diri untuk memperlihatkan kemampuannya, seperti Gray yang seorang rapper dan produser musik di Korea Selatan.

Penggemarnya bisa menyaksikan bagaimana produk Uniqlo mendukung Gray menjadi nampak lebih kasual dan sesuai untuk aktivitasnya.

Berkolaborasi dengan UT Collaboration

Tak mengherankan jika produk Uniqlo bisa tampil senada dengan para pemakainya.

Merek tersebut memastikan setiap produknya dibuat untuk bisa mendukung arus kreatifitas.

Berkolaborasi dengan desainer ternama, UT Collection, UNIQLO mengeluakan produk T-shirt baru mereka.

Belum alam ini produk tersebut sudah diluncurkan di intenet dengan skala terbatas.

Untuk merayakan peluncuran, UNIQLO mengadakan pameran empat lantai yang mempesona di 202 Queen Street West dari 2 hingga 5 Mei.

Dalam pameran itu, para pengunjung dapat melihat lebih dari 1000 desain grafis yang menampilkan isntalasi karya fashion label Uniqlo ini.

Pameran interaktif ini membuat para penggemar Uniqlo makin memahami kapasitas Uniqlo sebagai penyedia merek fashion tingkat dunia.

Memimpikan Koleksi UT Sejak 2014

Rei Matsunuma, Direktur, UT Collaboration untuk UNIQLO, telah memimpikan koleksi UT sejak 2014, dengan setiap musim berturut-turut semakin besar dan lebih baik.

Dia mengatakan usaha untuk menyediakan begitu banyak pilihan pada tahun 2019 adalah hal yang sulit.

 “T-shirt lebih dari sekedar T-shirt. Itu adalah ekspresi siapa Anda. tentang apa yang mereka cintai, dan apa yang bisa mereka ungkapkan,” ungkap Rei Matsumma.

Koleksi edisi terbatas tahun 2019  mengacu pada sejumlah besar referensi budaya otentik, dan mengambil inspirasi dari merek tradisional.

Mereka juga berkolaborasi dengan artis yang sedang naik daun.

Tak ketinggalan mereka bahkan menjadi sponsor untuk karakter komik tertentu.

Setiap desain dibuat khusus untuk koleksi.

“Apa yang Anda lihat mungkin tidak asing, tetapi Anda belum pernah melihatnya sebelumnya,” tegas Matsunuma.

Kolaborasi UNIQLO

UNIQLO melakukan banyak kolaborasi untuk melambungkan namanya.

Seperti kolaborasi dengan manga Jepang Weekly Shonen Jump untuk ulang tahunnya yang ke-50.

UT keluar dengan tee grafis yang muncul di lebih dari 30 judul anime dan manga top, termasuk Dragon Ball, Naruto dan Hunter x Hunter.

Desain pemenang dari kompetisi UT Grand Prix bertema Marvel tahun 2019  ini juga sama sekali tidak terduga.

UNIQLO memilih 17 kiriman superhero terbaik yang mana jumlah pesertanya lebih dari 8.500 orang yang asalnya dari penggemar UNIQLO di seluruh dunia.

Kolaborasi dengan Studio Sanderson

Studio Sanderson adalah merek interior yang melayani keluarga kerajaan Inggris selama hampir seabad.

Mereka dikenal karena menciptakan desain bunga dan inspirasi botani abadi.

Untuk koleksi UT mereka, merek mendesain kaos wanita dan anak perempuan yang dicetak dengan bunga peoni cantik dan tanaman hijau subur.

Materi kreatif lokal akan meningkatkan koleksi seni dan tampilan desain yang makin elegan di tangan Jean-Michel Basquiat.

Dia adalah seorang seniman tipografi yang berbasis di NYC Timothy Goodman.

Di samping itu, ada enam seniman dan ilustrator juga membuat versi Mickey Mouse mereka sendiri yang benar-benar unik.

Kevin Lyons, misalnya, yang karakter monsternya muncul pada mural di seluruh dunia, menggambarkan wajah Mickey dan teman-temannya sebagai kakek-nenek yang sudah lanjut usia.

Profil Uniqlo

Uniqlo atau lengkapnya Uniqlo co.ltd merupakan merek dan perancang pakaian kasual Jepang, pabrikan dan pengecer.

Perusahaan ini adalah anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Fast Retailing Co., Ltd.

Sampai sekarang perusahaan sepenuhnya beroperasi di Jepang dan beberapa negara lain.

Sejak Maret 1949, UNIQLO merupakan perusahaan yang berbasis di Yamaguchi, Ogori Shoji ada di Ube, Yamaguchi.

Pada Mei 1984, mereka membuka toko pakaian kasual unisex di Fukuro-machi, Naka-ku, Hiroshima dengan nama “Gudang Pakaian Unik”.

Awalnya, dari kontraksi “pakaian unik”, kemudian frasa itu membuat mereka menemukan nama Uni-clo.

Namun, pada tahun 1988, selama pendaftaran merek, staf yang menangani administrasi merek di Hong Kong telah salah membaca “C” sebagai “Q”.

Itulah yang membuat merek UNIQLO lahir sepenuhnya.

Sejak itu, Tadashi Yanai mengubah nama toko menjadi “uniqlo” di seluruh Jepang.

Baca juga

marriott/

olx-group

11-mitos-tentang-branding-dan-faktanya

Fast Retailling di Jepang

Sejarah Uniqlo sangat panjang, pada bulan September 1991, nama perusahaan diubah dari “Ogori Shoji” menjadi “Fast Retailing”.

Pada bulan April 1994, ada lebih dari 100 toko Uniqlo yang beroperasi di seluruh Jepang.

Pada tahun 1997, Fast Retailing mengadopsi serangkaian strategi dari pengecer Amerika, The Gap, yang dikenal sebagai “SPA” untuk pengecer pakaian label pribadi.

Mereka akan memproduksi pakaian mereka sendiri dan menjualnya secara eksklusif.

Mereka berkonsultasi dengan CIA.Inc.  sebuah grup yang berfokus sebagai arsitek merek dan pemasaran ke seluruh dunia.

Grub tersebut memandu perusahaan melalui realisasi strategi fast retailling ini, termasuk konsultasi tentang barang dagangan, penjualan dan tampilan visual.

Bahkan juga menjadi konsultan desain toko dan logo baru yang dirancang oleh Richard Seireeni dan Sy Chen dari kantor The Brand Architect Group di Los Angeles.

Melakukan Outsourching

Uniqlo telah mulai melakukan outsourcing pembuatan pakaian mereka ke pabrik-pabrik di China di mana tenaga kerja murah.

Di China juga terkenal sebagai lokasi yang tepat untuk membangun pabrik perusahaan yang mapan.

Jepang berada di kedalaman sebuah resesi pada tahun 1990an, dan barang-barang murah terbukti populer.

Kampanye iklan mereka, kualitas pakaian dan tata ruang ritel baru juga terbukti membuahkan hasil.

Itulah kemudian yang membuat UNIQLO bertahan dan bisa menjadi salah satu merek ternama ke seluruh dunia sampai sekarang.

UNIQLO juga meluncurkan situs khusus untuk mereknya sendiri, anda bisa melihat detailnya di uniqlo.com.

Situs itu menyediakan informasi lengkap mengenai produk, harga, dan cara pembelian.

Anda bisa memiliih beragam produk, mulai dari pakaian untuk pria, wanita, dan ada juga pakaian untuk anak dan bayi.

Silahkan mampir untuk menemukan fashion yang sesuai dengan karakter anda.

You May Also Like