Menurut Ash Rust, salah seorang pendiri StratUp SendHub, Email merupakan suatu saluran komunikasi yang terbebani.
Untuk itu, SenHub hadir untuk memecahkan masalah ini. SendHub hadur dengan menawarkan kemampuannya dalam mengirimkan pesan secara massal kepada banyak penerima dan memastikan bahwa pesan tersebut dibaca.
SMS merupakan salah satu cara berkomunikasi yang populer, namun kapasitasnya dibatasi untuk menjangkau banyak kontak sekaligus.
 

Start Up SendHub

 
Dengan SendHub, pengguna dapat membuat pesan massal atau broadcast untuk 5000 orang dalam sekali waktu. Meskipun anda dapat melakukannya melalui email, namun kita tahu bahwa email adalah sesuatu yang jarang dibuka kecuali kita memiliki hal yang sangat penting.
Berdasarkan laporan penelitian Juniper tahun 2011, 97% dari pesan teks dibaca, dengan 90% dibaca dalam 4 hingga 6 menit pertama – jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat baca email.
SendHub menggunakan sistem text-to-join, dimana anda harus mendaftar pada website dan anda akan mendapatkan sebuah nomor gratis.
 
 
Anda bisa memberitahukannya pada teman – teman anda melalui facebook, email atau twitter tentang grup yang anda gunakan untuk berkomunikasi dengan mereka. Untuk mengirimkan pesan kepada seluruh anggota grup, anda hanya perlu mengirimkan pesan ke nomor yang telah anda dapatkan dari website sebelumnya.
SendHub juga memastikan bahwa tidak ada pengguna yang mengirim pesan spam melalui layanan ini. Setiap pesan yang dikirim memiliki tautan yang menghubungkan pengguna dengan umpan balik tempat pesan tersebut dinilai atau diblokir.
 
Saat ada nomor yang diblokir oleh pengguna, SendHub akan menyimpannya dan memonitor akun tersebut setiap hari.
 

Pendiri Start Up SendHub

 
Startup ini didirikan oleh Ash Rust, garret Johnson dan John Fallone. Awalnya SendHub ditujukan untuk pengguna  bisnis, namun kemudian mereka menyadari bahwa para guru seharusnya juga bisa memanfaatkan SendHub untuk berkomunikasi langsung dengan siswa mereka.
Untuk itu, SendHub juga telah menawarkan paket gratis yang menyediakan 1.000 pesa per bulan hingga tiga grup yang memiliki anggota tidak lebih dari 50orang.
 
Paket berjalan $ 10, $ 50, $ 100 dan $ 500 per bulan untuk maksimal 2.000 grup dengan masing-masing 5.000 orang.
SendHub telah tumbuh sekitar 20% setiap minggu dan lebih dari 120.000 pesan dikirim per bulan dengan lebih dari 1.500 pengguna di situs.
 
 

Mendapat Pendanaan Hingga $2 Juta

 
SendHub, layanan pesan yang didukung YC yang telah tumbuh sangat pesat mulai tahun 2012. Startup ini mendapatkan kucuran dana segar hingga $ 2 juta dalam pendanaan awal. Beberapa pihak investor yang dipimpin oleh Kapor Capital berbondong – bondong menyuntikkan dana.
 
Antara lain: Menlo Ventures, 500 Startups, dana Leverage Sosial Howard Lindzon, Bronze Investasi, serta Eric Ries Angel, Jawed Karim, Paul Buchheit dan beberapa Angel investor swasta lainnya.
Tampaknya hal ini bukan hal yang aneh, mengingat prospek SendHub yang sangat gemilang di masa depan.
Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan SendHub, platform ini adalah layanan yang dibangun di atas platform suara Twilio yang scalable dan memungkinkan perusahaan untuk berkomunikasi dengan pelanggan mereka menggunakan pesan teks yang dikirim melalui web atau seluler.
 
Pelanggan dapat memilih bergabung dengan mengirim SMS kata kunci yang telah disediakan oleh perusahaan.
 
baca juga
Deliveree Pemain Baru di Bisnis Startup Transportasi
Airfrov Startup Baru Jasa Titip Barang Luar Negeri
900 Pebisnis Start Up Bisnis Digital Di Dalam Dan Luar Negri
 
Ditawarkan sebagai layanan freemium, SendHub juga ingin memberikan cara bagi para guru untuk mengirim pesan kepada siswa dan orang tua secara gratis.
Pada kenyataannya, inilah cara awal startup SendHub dibentuk. Co-founder yang bernama  Garrett Johnson awalnya ingin membangun sistem komunikasi untuk sekolah keponakannya di Tampa, Florida, dan rencana itu kemudian berubah menjadi SendHub.

You May Also Like