Netzme, Aplikasi Pembayaran Berbasis Media Sosial Indonesia
Netzme merupakan aplikasi pembayaran yang berbasis media sosial di Indonesia.
Bagi yang belum mengenalnya mungkin agak bingung, namun tak perlu khawatir karena Netzme memang baru di Indonesia.
Netzme, perusahaan lokal Indonesia ini akan fokus menyediakan layanan keuangan untuk UKM dan pekerja kreatif.
Aplikasi pembayaran online ini sudah meluncurkan layanan di Indonesia pada 2 Maret 2019.
 
 

Pendatang Baru di Industri Keuangan

Dari tanggal peluncuran dapat diketahui bahwa Netzme merupakan pendatang baru di industri keuangan digital indonesia.
Pendahulunya seperti Koinworks, Kredivo, dan lain sebagainya sudah meluncur dan mendapatkan ratusan ribu pelanggan.
Netzme justru baru melangkahkan kakinya dan pertama kali membuka kantornya di Pekalongan, Jawa Tengah.
Tidak seperti fitur keuangan lain yang terbuka untuk investor dan peminjam dari kalangan manapun, Netzme fokus pada UKM dan peekrja kreatir.
Berdasarkan fitur yang diluncurkannya, kemampuan Netzme dirancang khusus untuk memfasilitasi monetisasi produk dan layanan pekerja kreatif dan UKM.
Setelah diluncurkan, Netzme berencana untuk memulai perdagangan di pasar saham pada pertengahan 2019.
Perusahaan juga telah terdaftar sebagai penyedia fintech di Bank Indonesia pada Maret 2018 juga berencana untuk terus mengembangkan fitur aplikasinya menjadi ramah pengguna.
 
 
 
 

Pembaruan Fitur untuk Pengguna

Saat basis penggunanya tumbuh mencapai dua juta pengguna, Netzme terus memperbarui fitur-fiturnya.
Salah satu fitur utamanya termasuk Truquiz, yang memungkinkan pengguna untuk membuat kuis di mana pengikut  dapat bergabung dengan mengumpulkan “suka” (“Trulikes”).
Hadiah diperoleh setelah pengguna mengumpulkan beberapa poin Trulikes dan hadiah akan didistribusikan secara otomatis.
Sifat penggunaan Netzme seperti media sosial.
Yang membedakannya dari platform media sosial lainnya adalah bahwa Trufans dapat menghargai pos dengan Trulikes.
Melalui fitur ini, selain mendapatkan suka, pembuat konten juga dapat menerima pembayaran dari penggemar mereka.
Pengguna Netzme terdiri dari orang-orang bisnis, pembuat konten, artis, musisi, dan masyarakat umum.
 
 

Perkuat Fitur Keuangan

Platform ini juga memperkuat fitur-fitur keuangannya yang ada seperti transfer berbasis obrolan, transfer kawat, penjualan voucher PPOB, registrasi tunai serta pembayaran berbasis kode QR.
Netzme diluncurkan dengan tujuan untuk menyediakan inklusi keuangan di daerah pedesaan.
Strategi konten Netzme sendiri diimplementasikan melalui peluncuran seri web video di YouTube yang disebut “Kolaborasa.”
Acara komunitas juga secara rutin diadakan dengan bekerjasama bersama dengan pengguna.
Contoh acara tersebut termasuk pengaturan Kampung Digital Netzme dan beberapa festival UKM di Jawa Barat.
 
 

Alasan Pekalongan Jadi Basis Usaha

Pekalongan di Jawa Tengah selalu dikenal karena industri batiknya yang diakui secara internasional.
Branding kota dianggap sejalan dengan semangat perusahaan sebagai aplikasi fintech yang dibuat secara lokal.
Pekalongan juga ramai dengan target audiens Netzme terutama pemilik usaha kecil, komunitas, dan pekerja kreatif.
Di samping itu, banyak masyarakat Pekalongan yang tidak memiliki rekening bank, sehingga diharapkan Netzme bisa menjadi alternatif.
 
 
baca juga
Tips Memulai & Mengembangkan Bisnis Start Up
900 Pebisnis Start Up Bisnis Digital Di Dalam Dan Luar Negri
https://https://www.jkietee.com/5-startup-decacorn-dunia/
 

Netzme untuk UKM dan Pekerja Kreatif

Dalam pidatonya, CEO Netzme Vicky G. Saputra mengatakan bahwa Kolaborasi yang dipamerkan melalui acara ini diharapkan dapat membantu UKM, pekerja kreatif, dan komunitas lokal.
Disebut dalam Funtastic Fest Pekalongan 2019, acara ini diadakan bersamaan dengan ulang tahun kota yang ke-113.
Selain peluncuran Netzme, acara tersebut diramaikan juga dengan maraton, hiburan, dan festival UKM
Melalui acara ini, sebagai aplikasi 100 persen buatan lokal, Netzme mendekatkan dirinya ke tengah-tengah masyarakat.
Dengan tujuan utama menjadi aplikasi fintech terbaik untuk UKM dan pekerja kreatif.
Oleh karenanya, Netzme masih memiliki perjalanan panjang untuk menjadi platform keuangan unicorn hingga decacorn di Indonesia.
Apakah anda tertarik untuk menggunakannya di masa depan nanti?

You May Also Like