Liliane Bettencourt – Billionare Perempuan Ini Sanggup Bersaing ! Liliane Bettencourt , Salah satu sosok wanita yang masuk ke dalam daftar orang terkaya di dunia tahun 2017 versi majalah Forbes adalah Liliane Bettencourt. Liliane merupakan pemilik saham mayoritas dari L’Oreal dan The Body Shop .  Ia merupakan pewaris tunggal dari L’Oreal dan berhasil menjadikan L’Oreal sebagai 25 top brand serta peringkat 3 brand kecantikan.
Liliane Henriette Charlotte Bettencourt lahir pada 21 Oktober 1922 dan besar di Paris, Prancis. Ia adalah anak tunggal dari pasangan Louise Berthed dan Eugene Schuller. Ibunya wafat saat ia berusia 5 tahun. Ayahnya, Eugene bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan kosmetik.
Eugene memang memiliki bakat yang kuat dalam bidang kosmetik. Hal ini terbukti seusai lulus kuliah pada tahun 1907, Eugene sudah berhasil membuat formula untuk mewarnai rambut yang ia namakan Oreale – yang menjadi cikal bakal L’Oreal. Tahun 1920, Eugene pun membuka perusahaan kosmetik sendiri setelah memiliki pengalaman bekerja di perusahaan kosmetik. Melalui perusahaan barunya yang dinamai Safe Hair Dye Company of France, ia mengeluarkan produk kosmetik dan shampoo.

Awal Perusahaan Yang Dibuat Oleh Liliane Bettencourt

Awalnya, perusahaan tersebut hanya memiliki 3 orang karyawan. Saat Liliane berusia 15 tahun, ia bergabung dengan perusahaan tersebut sebagai karyawan magang untuk pencampuran kosmetik dan pelabelan botol sampo. Berkat itulah Liliane mulai jatuh hati dan semakin tertarik pada bidang kosmetik dan kecantikan. Tahun 1950, perusahaan tersebut semakin berkembang dengan pesat hingga karyawannya menjadi 100 orang.
Pada tahun 1957, ayahnya wafat. Liliane pun akhirnya mengambil alih perusahaan tersebut lalu merubah nama perusahaannya menjadi L’Oreal. Dengan pergantian nama tersebut, Liliane masih tetap merasa ada yang kurang dari perusahaan kosmetiknya dan merasakan harus ada perubahan dari L’Oreal.
 
Liliane merasa pemasarannya masih kurang, walaupun telah didukung oleh produk yang bagus. Ia pun berambisi agar L’Oreal bisa go public. Hingga akhirnya, Nestle yang merupakan perusahaan nomor satu di Swiss tertarik untuk membeli 50 persen saham L’Oreal di tahun 1974. Dengan berat hati, ia pun menjual 50 persen saham perusahaannya kepada Nestle dan menukarnya dengan kepemilikan 3 persen saham di Nestle.
 
 

Brand L’Oreal Setelah Diakusisi oleh Nestle

Semenjak pembelian saham oleh Nestle, brand L’Oreal menjadi lebih dikenal masyarakat luas karena mendapat publikasi dari Nestle. Segera setelah mendapatkan suntikan dana dari Nestle, ia pun gerak cepat untuk melebarkan sayapnya. Liliane dengan agresif membangun enam pusat kecantikan L’Oreal di Prancis, China, Amerika, Jepang dan India.
Ekspansi tak berhenti di situ saja. Tahun 2006, L’Oreal membeli The Body Shop senilai US$256 juta. Di bawah kepemimpinan Liliane, L’Oreal pun terus memperluas pangsa pasarnya hingga menembus pasar global dan menjadi perusahaan kosmetik yang terbesar di dunia. Dia juga mengakuisisi brand kecantikan mewah ternama Lancôme, perusahaan kosmetik Amerika Helena Rubinstein, dan peritel mode Amerika Ralph Lauren dan mengintegrasikannya ke dalam bisnisnya sendiri.
Ia berhasil membuat kinerja dan pendapatan L’Oreal semakin moncer. Tahun 2001, L’Oreal berhasil mencetak pendapatan sebesar €1,2 miliar. Lalu di tahun 2005, laba bersihnya saja sudah mencapai €1,9 miliar. Pendapatan L’Oreal meningkat lagi hingga berhasil menembus angka €15,8 miliar. Liliane juga berhasil memasarkan produk L’Oreal hingga tersebar di lebih dari 130 negara serta mempekerjakan lebih dari 63.000 karyawan di seluruh dunia.
Pada 13 Februari 2012, Bettencourt mengakhiri masa jabatan sebagai Direktur 2012 dan digantikan oleh cucunya, Jean-Victor yang diangkat sebagai Direktur Dewan. Putri Bettencourt yaitu Françoise Bettencourt Meyers dan suami putrinya (Jean-Pierre Meyers) juga turut menjabat sebagai anggota dewan direksi.
Pada bulan Agustus 2012, dia menjual pulau pribadinya, Pulau D’Arros, ke sebuah bisnis konservasi yang terdaftar di Seychelles yang terhubung dengan Yayasan Swiss Save our Seas, seharga £60 juta. Bettencourt meninggal pada 21 September 2017 di usia 94 tahun akibat penyakit demensia yang dideritanya sejak tahun 2006.

4 Fakta Menarik Liliane Bettercourt

#1 Wanita Terkaya di Eropa dan Prancis
Liliane berhasil menduduki peringkat ke 14 dalam daftar orang terkaya di dunia versi majalah Forbes tahun 2017 dengan kekayaannya yang mencapai US$39,5 miliar atau sekitar Rp513,5 triliun. Ia pun ditahbiskan sebagai orang terkaya nomor dua di Prancis, persis dibawah peringkat Bernard Arnault.
#2 Berjiwa filantropi
Bersama dengan sang mantan suami, Andre Bettencourt, seorang politisi Prancis terkemuka dan pendiri koran La France Agricultural and Le Courrier Cauchois dan juga mantan menteri kabinet di bawah masa kepresidenan Charles de Gaulle, Bettencourt mendirikan Foundation Bettencourt Schueller di tahun 1987. Berbasis di Neuilly-sur-Seine, Prancis, yayasan tersebut mendukung pendidikan ilmiah dan penelitian, proyek kemanusiaan dan sosial serta budaya dan seni.
#3 Kolektor Benda Seni
Bettencourt adalah seorang kolektor benda seni. Koleksinya bernilai lebih dari 20 juta euro, termasuk karya pelukis seperti Chirico, Fernand Léger, Picasso, Girodet, Matisse, Munch, Juan Miro, dan Braque.
#4 Penuh Kontroversi
Di tahun 2007, Liliane Bettencourt menjadi kontroversi mengenai hubungannya dengan fotografer yang jauh lebih muda, François-Marie Banier, yang pertama kali dia temui pada tahun 1987. Keduanya menjadi teman selama tahun-tahun berikutnya dan dia menjadi dermawan utamanya.
Liliane memberikan hadiah yang diperkirakan bernilai US$1,3 miliar dan juga terungkap bahwa Bettencourt telah membuat Banier menjadi pewarisnya. Ini membuat marah anak perempuan satu-satunya yang menuntut Banier menuduhnya mengeksploitasi kelemahan kesehatan dan psikologis ibunya karena keuntungan pribadinya. Setelah kasus pengadilan yang panjang, Bettencourt melepaskan Banier dari surat wasiatnya.

You May Also Like