indonesiacorporatereview.com – Beberapa orang memiliki jiwa bisnis yang kuat.
Buktinya, ada banyak orang yang memiliki penghasilan tetap dengan menjadi pegawai atau karyawan, namun masih ingin memiliki usaha atau bisnis sendiri.
Meski tidak melepas status tetap pekerjaannya, banyak dari mereka yang merasa lebih senang ketika menjadi pengusaha dibanding bekerja dengan rutinitas yang sama.
Bahkan, ada beberapa orang yang keluar dari pekerjaan tetapnya karena usahanya berkembang dengan pesat sehingga membutuhkan tenaga ekstra untuk mengurusnya.
Di lain hal, untuk orang yang menjadikan bisnis sebagai usaha sampingan, mereka akan mulai dengan menjadi pelaku bisnis di sektor UKM.
Terkadang sulit menentukan bisnis apa yang menguntungkan. Untuk itu, agar Anda yang sedang merencanakan bisnis sebagai usaha sampingan dengan keuntungan yang besar, Anda wajib membaca berbagai ulasan tentang peluang bisnis.
 
 
Salah satu jenis produk usaha sampingan yang tidak pernah sepi peminat adalah kerajinan tangan.
Kerajinan tangan memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk UKM lain.
Hal ini dikarenakan untuk membuat sebuah kerajinan tangan dibutuhkan kreativitas, keterampilan dan waktu karena dibuat oleh tenaga manusia.
Juga, kerajinan tangan memiliki daya tarik dari keunikannya yang selalu berhasil menarik minat penggemar kerajinan tangan, apalagi kerajinan tangan yang fungsional.
Produk kerajinan tangan yang memiliki nilai fungsional itulah yang bisa booming dalam waktu dekat karena keunikan yang memberi manfaat.
Pada artikel ini, produk kerajinan tangan yang bisa Anda pelajari peluang bisnisnya adalah kerajinan anyaman.
Dahulu, kerajinan tangan anyaman identik dengan perabot rumah tangga seperti meja, kursi, bahkan lapisan dinding.
Seiring dengan perkembangan zaman, anyaman tidak lagi sekadar berfungsi sebagai perabot rumah, juga bisa menjadi barang dengan fungsi lainnya, satu di antaranya adalah sebagai fashion item seperti tas, dompet, sandal, juga barang fungsional lainnya seperti sandal bakiak.
 

Decocraft Bali

Seperti yang telah disebutkan di awal, jika seseorang memiliki jiwa bisnis, ia tidak akan puas meski memiliki penghasilan dari pekerjaan tetapnya.
Hal itulah yang terjadi dengan Komang Ayu Kristiana Dewi Komalasari, seorang dokter asal Bali yang telah sukses membangun usaha sampingan dengan omzet mencapai 100 juta per bulan.
Produk berupa kerajinan tangan anyaman yang dibuatnya adalah fashion item yang dibuat untuk wanita, seperti tas, clutch, dompet, dan hiasan dekorasi ruangan.
Menjadi pengusaha kerajinan tangan dengan omzet yang besar, bukan berarti membuat wanita yang akrab disapa Ayu tersebut meninggalkan kewajiban profesinya sebagai dokter.
Ia biasa melakukan profesi dokternya di pagi hingga menjelang malam, dan mengurus usaha sampingannya sepulang kerja.
Hal itu dilakukan karena ia memiliki beberapa karya yang membuat kerajinan anyaman, ia hanya perlu membuat sentuhan estetik dengan memberikan hiasan seperti pewarnaan, bunga, dan sebagainya.
Meski usaha sampingannya masih dalam sektor UKM (Usaha Kecil dan Menengah), produk kerajinan anyamannya sudah menyebar luas ke seluruh penjuru negeri.
Bahkan ia berhasil mengimpor produk yang diberi nama Decocraft Bali tersebut ke beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, hingga Arab Saudi.
Keberadaan Decocraft Bali memberikan angin segar pada para calon pengusaha maupun yang sedang mengalami kesulitan bergelut dengan bisnis kerajinan tangan.
Meski banyak pesaing di bidang kerajinan tangan, bukan berarti harus meremehkan atau berputus asa dengan peluang usaha kerajinan tangan.
Jika sudah memiliki nama dan pelanggan, serta konsisten dalam memproduksi kerajinan tangan yang unik dan kreatif, maka omzet puluhan juta pun bisa diraih.
Nah, apakah Anda tertarik untuk menggeluti bisnis di bidang kerajinan tangan?

Memulai Usaha Sampingan Kerajinan Tangan

Faktanya, memulai sebuah usaha sampingan berbeda dengan bisnis utama.
Artinya, jika Anda memproduksi sesuatu sebagai usaha sampingan, Anda tidak perlu khawatir dengan hal-hal pokok dalam berbisnis seperti rumah produksi (toko offline) atau pegawai.
Anda bisa memulainya dengan membuat produk yang Anda sukai dan memiliki banyak peminat.
Juga, Anda bisa mengerjakannya secara mandiri dengan memproduksi barang kerajinan tangan dalam jumlah tertentu.
Hal ini tentu langkah yang berbeda dengan para pengusaha utama yang memprioritaskan usahanya sehingga tidak jarang mengalami kelebihan produksi yang berakibat kerugian.
Selain itu, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan dengan baik sebelum memulai usaha sampingan kerajinan tangan.

Jenis Produk Kerajinan Tangan

Bagi beberapa orang yang memiliki tangan terampil, pasti tidak mengalami kesulitan ketika membuat suatu produk kerajinan tangan.
Namun, dalam memulai suatu bisnis kerajinan tangan, Anda harus mengamati minat pasar terhadap suatu produk kerajinan.
Misalnya, Anda bisa dan menyukai produk kerajinan tangan berupa bros manik-manik.
Anda harus mengetahui bagaimana minat pasar terhadap produk bros.
Apakah bros banyak diminati? Jika ya, siapa peminatnya? Bagaimana mereka memanfaatkan produk bros selain sebagai hiasan atau fashion item? Bagaimana harga pasarnya? Berapa harga produknya? dan banyak pertanyaan lainnya yang perlu Anda ajukan.
Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan untuk menentukan produk kerajinan Anda dengan melakukan riset pasar.
Bacalah ulasan tentang peluang usaha kerajinan tangan bros melalui google.
Cari tahu produk sejenis dan keterangan model yang sedang tren, hingga harga pasarnya dengan mengunjungi marketplace seperti tokopedia, bukalapak, shopee, dan sebagainya.

Perencanaan Pra Produksi

Jika Anda sudah mantap untuk membuat suatu produk, Anda harus merencanakan pra produksi barang tersebut.
Rencana pra produksi yang dimaksud bukan hanya perkara pembiayaan, juga tentang tempat Anda membeli bahan, harga produk, hingga tempat Anda menjual kerajinan tangan.
Bahan untuk membuat kerajinan tangan sebaiknya dibeli di tempat yang menjual bahan dengan harga grosir.
Ada banyak pasar grosir yang menjual barang dengan harga grosir, sehingga bisa menghemat pengeluaran biaya Anda.
Meski Anda masih pengusaha pemula yang mementingkan harga bahan yang terjangkau, Anda wajib memilih bahan yang berkualitas.
Untuk bahan bros misalnya, Anda harus membandingkan kualitas dari berbagai bahan, karena ada manik-manik yang mudah pudar, juga ada manik-manik yang awet.
Tentu keduanya memiliki perbandingan harga yang signifikan, yang bisa membuat harga produk Anda berbeda dengan produk sejenis lainnya.
Selanjutnya, harga produk bisa Anda tentukan dengan mengamati harga produk sejenis di pasaran.
Anda juga harus menyesuaikan harga produk dengan biaya bahan dan tingkat kesulitan Anda ketika proses produksi.
Selayaknya barang lainnya, harga suatu produk bisa berubah, berdasarkan sasaran penjualan dan strategi penjualan yang sedang tren digunakan.

Sasaran dan Strategi Penjualan

Jika Anda sudah membuat produk kerajinan tangan, Anda wajib menentukan sasaran dan strategi penjualan produk.
Beruntungnya, produk kerajinan tangan memiliki sasaran penjualan yang luas, mulai dari remaja hingga orang tua memiliki ketertarikan secara umum terhadap produk kerajinan tangan.
Yang perlu Anda utamakan adaah siapakah yang paling mungkin menjadi konsumen dan pelanggan Anda.
Untuk itu, Anda bisa mempromosikan produk Anda melalui pameran UKM, melalui media sosial, atau yang paling sederhana adalah menawarkan ke teman dan kerabat.
Kemudian, buatlah nama produk yang mudah diingat dan unik, sehingga bisa memberikan identitas tersendiri untuk produk Anda.
Agar Anda tidak mengalami kerugian di masa promosi dan penentuan sasaran penjualan, Anda tidak perlu membuat produk dalam jumlah banyak.
Membuat produk dalam jumlah terbatas dengan model dan desain yang berbeda bisa menjadi strategi penjualan produk kerajinan tangan yang sangat efektif.
Jika berhasil, untuk produksi kerajinan tangan selanjutnya, Anda bisa menerapkan sistem penjualan made by order atau dibuat berdasarkan pesanan. Sistem ini lazim digunakan oleh para pelaku UKM.
Dengan begitu, produk kerajinan tangan Anda bisa habis terjual sehingga tidak ada istilah produk yang tidak laku terjual.
Bagaimana? Siap memulai bisnis kerajinan tangan yang menguntungkan?
Yang perlu Anda ingat, tidak ada usaha atau bisnis yang tidak beresiko.
Karenanya, jika Anda mengalami kendala berupa kerugian atau penurunan tingkat penjualan, Anda harus tetap memotivasi diri Anda.
baca juga
1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu
800 Jenis Usaha Yang Menjanjikan Dengan Modal Kecil
100 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar
 
Berfokuslah pada solusi, bukan pada permasalahan.
Jika Anda memang bermental wirausaha dan serius dalam berusaha, maka Anda tidak akan mudah menyerah dan akan selalu tertantang dengan segala permasalahan.

You May Also Like