Undercover.co.id – Jasa Bikin Komik di  Indonesia | Komik identik dengan kreatifitas dan indonesia  adalah gudang kreatifitas,

maka banyak sekali jasa bikin komik yang ternyata datang dari indonesia , dan tidak hanya dinikmati di dalam bahkan sempat sampai keluar negri, tidak kalah dengan manga dan anime dari luar khususnya jepang.

Jasa Buat Komik Perusahaan


Jasa Buat Komik Profesional dan Jasa Karikatur juga sekarang banyak digunakan untuk menambah nilai jual atau menarik perhatian calon konsumen dari suatu product dan jasa

Client Kami Dari Industry
1. Perbankan
2. Pemerintah / Partai
3. Kepolisian
4. Perusahaan / Brand
5. Sekolah / Universitas
6. Lembaga Non Profit
7. Museum
8. Bisnis Lokal
9. Pribadi

komik kampus

Komik Bank Mandiri

Komik Bank Mandiri

Komik Bank Mandiri Menceritakan Tentang Mandiri E Cash , Betapa mudahnya berbelanja dengan Mandiri E Cash – Komik Ini Dengan 2 Toko Komik Pria dan Wanita Muda

Komik Bank BTN Property

Komik BTN Property

Buat komik Untuk Branding Bisnis dan Personal

siapa saja yang memesan komik ini dan mengepa mereka memesan nya ?
yang memesan jasa buat komik profesional ini adalah antara lain

  1. Perusahaan besar , untuk membangun komunikasi Brand bisnis mereka kepada masyarakat agar lebih cepat dimengerti dan juga komik menyenangkan untuk dilihat secara terus menerus
  2. Usaha Kecil Menengah ( UKM ) , dibanding membuat brosur yang membosankan para pengusaha ukm sekarang menggunakan teknik komik bercerita agar product mereka cepat diingat masyarakat
  3. Personal , untuk mengaktualisasi kan diri dan juga keluarga agar tampil berbeda
  4. Pejabat , mengangkat pamor dan mendekatkan diri pada khalayak ramai
  5. Artis , agar lebih terlihat menonjol dibandng artis lain
  6. Karyawan kantor , untuk penghargaan kepda sesama karyawan, dibading foto yang kadang sudah banyak dan bosan dipakai, komik dan karikatur ini menjadi alternative no 1 untuk seluruh karyawan
  7. Pemerintah untuk sosialisasi program program pemerintah agar cepat diterima masyarakat

Komik PMI

Jasa Bikin Komik Berkualitas

Bergaransi + Terpercaya

Ayo Buat Komik

Untuk Info Lebih Lanjut

Order Sekarang

Contoh Jasa Bikin Komik Undercover.co.id

baca juga

Komik dan Selebritis

Jasa Bikin Komik Di Indonesia

” Mulai sejak dua th. paling akhir saya menulis komik itu. Saya sukai menggambar, namun juga sukai menulis, ” terang dia.

Sekarang ini, lanjut dia, komik itu telah terbit delapan jilid, sedang untuk design komik diserahkan pada Aswin Siregar.
” Bahkan juga, Volt telah ada ” cosplay ” nya, ” cetus dia.
Cosplay ” kependekan dari ” costume playing ” yang tidak lain perwujudan cinta pengagum pada ciri-ciri pujaannya.
Cosplay adalah budaya pop yang datang dari Jepang.

Marcelino menuturkan ” cosplayer ” di Tanah Air telah bagus serta dapat berkompetisi dengan pemain dari luar negeri.
” Memanglah lebih gampang memainkan peran ciri-ciri dari luar, bila dari Indonesia butuh pendalaman ciri-ciri terlebih dulu, ” kata dia.
Pemprov DKI Jakarta mengadakan Jakarta Cosplay Parade yang diikuti 500 ” cosplayer ” serta 23 komune ” cosplayer ” serta individu dari Jabodetabek serta Belanda, Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan , dan Usaha Kreatif Jasa Bikin Komik di Bandung Indonesia sempat bertandang pada acara itu. jasa bikin komik murah di jakarta 

    Sejarah dan Pengertian Komik

    menurut wikipedia Pada th. 1996, Will Eisner menerbitkan buku Graphic Storytelling, dimana ia mendeskripsikan komik juga sebagai ” tatanan gambar serta balon kata yang berurutan, dalam suatu buku komik. ” Pada awal mulanya, pada th. 1986, dalam buku Comics and Sequential Art, Eisner mendeskripsikan tehnis serta susunan komik juga sebagai sequential art, ” susunan gambar serta kalimat untuk menceritakan suatu hal atau mendramatisasi satu inspirasi ” . 

    Jasa Pembuatan Komik Paling Murah Di Indonesia

    Dalam buku Understanding Comics (1993) Scott McCloud mendeskripsikan seni sekuensial serta komik sebagai
    juxtaposed pictorial and other images in deliberate sequence, intended to convey information and/or to produce an aesthetic response in the viewer.

    contoh komik untuk target anak anak dan edukasi masyarakat

    Beberapa pakar masih tetap belum sama pendapat tentang pengertian komik. Beberapa salah satunya memiliki pendapat bahwa bentuk cetaknya butuh diutamakan. Yang lain lebih mementingkan kesinambungan gambar serta teks. Beberapa lain lebih mengutamakan karakter kesinambungannya (sequential) . Pengertian komik sendiri sangatlah supel karenanya berkembanglah beragam arti baru seperti :
    Picture stories – Rodolphe Topffer (1845)
    Pictorial narratives – Frans Masereel and Lynd Ward (1930s)
    Picture novella – dengan nama samaran Drake Waller (1950s) .
    Illustories – Charles Biro (1950s)
    Picto-fiction – Bill Gaine (1950s)
    Sequential art (graphic novel) – Will Eisner (1978)
    Nouvelle manga – Frederic Boilet (2001)

    Jasa Bikin Karikatur Murah Di Indonesia

    Untuk lingkup Nusantara, seseorang penyair dari semenanjung Melayu (saat ini Malaysia) Harun Amniurashid (1952) pernah menyebutkan ‘cerita bergambar’ juga sebagai rujukan arti cartoons dalam bhs Inggris.

    Di Indonesia ada sebutan sendiri untuk komik seperti disibakkan oleh pengamat budaya Arswendo Atmowiloto (1986) yakni narasi gambar atau disingkat jadi cergam yang dicetuskan oleh seseorang komikus Medan bernama Zam Nuldyn seputar th. 1970. Disamping itu Seno Gumira Ajidarma (2002) , jurnalis serta pengamat komik, menyampaikan bahwa komikus Teguh Santosa dalam komik Mat Romeo (1971) pernah mengiklankan karya mereka dengan kalimat ” disadjikan setjara filmis serta kolosal ” yang sangatlah relevan dengan novel bergambar.

     

    Arti Komik dan Pengertan Narasi Bergambar

    Akronim narasi (ber) gambar, menurut Marcell Boneff ikuti arti cerpen (narasi pendek) yang telah terlebih dulu dipakai, serta konotasinya jadi semakin bagus, walau lepas dari permasalahan pas tidaknya dari sisi kebahasaan atau etimologis tuturnya.

    Namun menilik kembali pada kelahiran komik, jadi ada teks serta gambar dengan cara berbarengan dinilai oleh Francis Laccasin (1971) juga sebagai fasilitas pengungkapan yang betul-betul orisinal. Hadirnya teks bukanlah lagi satu kewajiban lantaran ada unsur motion yang dapat diperhitungkan juga sebagai jati diri komik yang lain.
    Karenanya didalam arti komik classic indonesia, narasi bergambar, tidak lagi mesti tergantung pada narasi tercatat. Hal semacam ini dimaksud Eisner juga sebagai graphic narration (terlebih didalam film serta komik) .
    Posisi komik didalam seni rupa
    Komik menurut Laccasin (1971) serta koleganya dinobatkan juga sebagai seni ke-sembilan. Meskipun sebenarnya ini cuma suatu simbolisasi penerimaan komik ke ruangan wacana senirupa. Tidaklah hal yang dikira utama siapa atau apa sajakah seni yang kesatu hingga kedelapan.

    Komik Dan Hasil Katya Kesenian Tangan

    Menurut sejarahnya seputar th. 1920-an, Ricciotto Canudo pendiri Club DES Amis du Septième Art, salah satu club sinema Paris yang awal, seseorang teoritikus film serta penyair dari Italia inilah yang mengungkapkan urutan 7 kesenian di salah satu penerbitan club itu th. 1923-an. Lalu pada th. 1964 Claude Beylie memberikan tv juga sebagai yang kedelapan, serta komik ada pas dibawahnya, seni kesembilan.
    Thierry Groensteen , teoritikus serta pengamat komik Perancis yang menerbitkan buku kajian komiknya pada th. 1999 berjudul ” Système de la bande dessinée (Formes sémiotiques) ” yang bakal terbit th. 2007 jadi ” The Sistem of Comics ” . Ia bicara pengertian seni kesembilan dalam pengantar edisi pertama majalah ” 9e Art ” di Perancis. Menurut dia, yang pertama kali mengenalkan arti itu yaitu Claude Beylie. Dia menulis judul artikel, ” La bande dessinee est-elle un art? ” , serta seni kesembilan itu dimaksud pada seri ke-2 dari lima artikel di majalah ” Lettres et Medecins ” , yang terbit selama Januari hingga September 1964.
    Baru lalu pada th. 1971, F. Laccasin mencantumkan komik juga sebagai seni kesembilan di majalah ” Pour un neuvieme art ” , seperti yang diambil oleh Marcel Boneff pada 1972 didalam Komik Indonesia.

    Usaha Kreatif Jasa Bikin Komik di  Indonesia juga ingin membantu mengembangkan keahlian dan kecintaan masyarakat terhadap komik oleh karena itu bila  anda berminat silahkan
    SMS / WA 081809222100

    Mau Tau Pembuat Komik Marvel Asal Indonesia, Simak Kisahnya !

    Bila kita bicara seseorang komikus, jadi memanglah kita bakal menjumpai banyak nama. Namun Apabila Anda menunjuk komikus yang dapat menembus perusahaan buku komik asal Amerika Serikat  Marvel Comics , jadi kita cuma bakal memperoleh cuma sebagian nama. Serta satu diantara orang Indonesia yang sudah berhasil kerjakan sebagian proyek di Marvel Comics itu yaitu Sunny Gho.
    Dengan kecintaannya pada komik serta kesungguhannya belajar menggambar, pria kelahiran Jakarta, 18 Agustus 1982 ini juga pada akhirnya dapat mengekspresikan komik Indonesia jadi satu prestasi membanggakan. Lantas seperti apakah cerita pendiri Stellar Labs ini? Tersebut penjelasannya.

    Pembuat Komik Yang Tidak Menyerah serta Selalu Berusaha

    Walau terasa salah mengambil jurusan kuliah lantaran harapannya untuk memperoleh pengetahuan menggambar di jurusan Design Komunikasi Visual, Universitas Trisakti tidak terwujud, tetapi Sunny tidak ingin menyerah. Ia selalu berupaya supaya ia dapat meraih cita-citanya jadi comic artist.
    Lantaran tidak memperoleh pengetahuan yang diinginkan di universitas, Sunny juga berhimpun dengan club Design Comic Society di kampusnya. Dari sana, Sunny serta beberapa rekannya ikuti pameran di Minggu Komik Nasional Kampus Petra Surabaya, th. 2002.
    Kecintaan Sunny Gho (33) pada komik tidak menyurutkan langkahnya walau terasa salah mengambil jurusan kuliah. Beragam langkah dikerjakannya untuk tetaplah dapat berkarya bikin komik, hingga lalu membangun Stellar Labs serta jadi satu diantara penggagas festival budaya popular, Popcon Asia, di Jakarta. “Aku memanglah sukai komik dari tidak besar.
    Mau Tau Pembuat Komik Marvel Asal Indonesia, Simak Kisahnya ! Dengan harapan memperoleh pengetahuan menggambar, saya pilih kuliah di Jurusan Design Komunikasi Visual, Kampus Trisakti. Namun, nyatanya, disana jadi tidak diajarin menggambar, kecewa juga, sih, ” kata Sunny menceritakan permulaan perjalanan karirnya sebagai comic artist.

    Untuk mengasah kemampuannya, Sunny berhimpun dengan club Design Comic Society di kampusnya. Walau terasa tidak dapat meningkatkan bakatnya tambah baik, Sunny berbarengan beberapa rekannya ikuti pameran di Minggu Komik Nasional Kampus Petra Surabaya, th. 2002. Di acara itu, Sunny berjumpa dengan adanya banyak komikus dari Bandung Solo, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, serta Jakarta serta temukan bakatnya di bagian calorist serta semangat suksesnya.

    Sunny Bertahan Dengan Komik

    Ketika kuliah, Sunny bekerja di PT Elex Media Komputindo dengan kerjakan satu komik-komiknya. Disana, Sunny diwajibkan memberi warna komik dengan computer. Walau awalannya tidak sangat memahami, tetapi dengan cara bertahap Sunny dapat kuasai tehnik memberi warna komik dengan computer memakai stylus. Namun lantaran keasyikan bekerja, Sunny mesti memikul mengakibatkan terlambat lulus kuliah.
    Selepas lulus kuliah sendiri, Sunny sendiri selalu bertahan dengan dunia komiknya serta tidak ingin turut beberapa rekannya yang bekerja di bagian advertising. Walau tidak lagi kerjakan komik Elex lantaran komik lokal terbitannya dihentikan, Sunny lalu memperoleh pekerjaan dari orang Jerman yang lihat karyanya di Devianart.

    Kerjakan Komik Marvel serta DC Comics

    Pada th. yang sama yakni 2006, Sunny juga berhimpun dengan studio komik Imaginary Friends Studio di Singapura. Dalam soal ini Imaginary Friends Studio ini tawarkan Sunny satu kerja sama juga dengan bangun cabang di Jakarta. 

    Lantaran hal berikut lalu bikin Sunny sebagai managing director mesti menghimpun sebagian komikus Untuk membangun cabang studio komik Imaginary Friends Studio itu. Nah di cabang studio dari Singapura berikut, Sunny serta 30 komikus kerjakan komik Marvel serta DC Comics.

    Makko Publishing Bangun Studio Komiknya Sendiri

    Dari kemampuannya yang makin bertambah, Sunnny lalu meningkatkan dianya untuk bangun industri komik lokal dnegan membangun Makko Publishing.
    Makko Publishing sendiri melayani penerbitan komik lokal di internet seperti di majalah Hai th. 2010. Walau cuma jalan setahun tetapi Makko pernah menorehkan prestasi dalam industri kreatif yakni dengan memenangi Silver Award di 6th International Manga Award di Jepang dari komiknya yang berjudul “5 Menit Sebelumnya Tayang” karya Ockto Barimbing serta Muhammad Fathanatul Haq.
    Pada th. 2012, Sunny Gho mengambil keputusan tidak bergerak bekerja bersama dengan Imaginary Friends Studio untuk membangun Stellar Labs .
    Dengan tetaplah kerjakan sebagian komik dari luar negeri, Sunny selalu berupaya meningkatkan komik lokal dengan content khas Indonesia. Dari sinilah lalu Sunny berbarengan Grace Kusnadi serta Marlin Sugama pada th. 2012 menggagas festival budaya popular Popcon Asia.
    Sesudah Stellar Labs selesai di th. 2014, saat ini Sunny sendiri menjabat sebagai executive Director Glitch Network serta CEO Kosmik Publishing (2015-sekarang). 

    Ini Website Komik Yang Hasilkan Ratusan Juta Rupiah

    Dalam meningkatkan satu usaha, kadang-kadang sebagian orang tak terasa nyaman untuk bekerja sama juga dengan orang lain. Orang sejenis ini yang mempunyai jiwa introvert condong semakin dapat berkembang dengan langkahnya sendiri tidak ada campur tangan rekanan usaha.
    Bahkan juga dalam keadaan seperti sekarang ini di mana kesempatan usaha on-line demikian tidak kecil, makin beberapa orang yang menginginkan meningkatkan usaha dengan cara soliter atau pribadi. Dengan bikin satu situs serta meningkatkan situs itu perlahan-lahan setahap untuk setahap, selanjutnya bukanlah mustahil kita dapat memperoleh pendapatan yang mengagumkan dari website itu.
    Hal semacam ini telah dipraktekkan oleh seseorang kreator komik bernama Matthew Inman, ia yaitu founder dari website The Oatmeal . Website ini sendiri diisi banyak karya komik yang di buat segera oleh Matthew Inman. Bahkan juga dengan ketrampilannya di banyak bagian, nyaris semuanya masalah pengembangan website bisa dia lakukan tanpa ada pertolongan orang lain.
    Serta beritanya saat ini, website The Oatmeal sudah sukses menyumbang pundi penghasil beberapa ratus ribu dollar tiap-tiap bulannya! untuk Matthew Inman.
    Pribadi yang Bertalenta
    Lihat sosok Matthew Inman, siapa kira pria ini sudah dapat membuahkan sangat banyak duit dari pengembangan website pribadinya. Tetapi nyatanya, matthew tidaklah orang asal-asalan. Ia memiliki sangat banyak talenta hingga dapat meningkatkan website yang mungkin saja untuk beberapa orang berkesan sepele lantaran cuma memajang karya komik tetapi dapat jadi website bernilai tinggi.
    Matthew di kenal sebagai pribadi yang memiliki bakat di bagian menggambar komik, ilustrasi visual, menulis artikel, penguasaan pemrograman, internet bahkan juga #SEO. Oleh karenanya pada awal kariernya, ia juga ikut serta pada pembuatan sebagian website tidak kecil. Pertama kalinya ia menuju Seattle, sesudah lihat besarnya potensi pengembangan tehnologi internet dimuka th. 2000-an. Perusahaan pertama yang ia jajal yaitu SAGEPort. Tetapi sayangnya, di th. 2003 perusahaan itu mesti gulung tikar lantaran tak dapat bertahan.

    Kemudian ia coba peruntungan untuk bikin service pengembangan search engine optimation atau SEO bernama SEOMoz. com. Sesudah sekian waktu, ia terasa tak pas serta kembali bikin website yaitu website kencan di internet bernama Mingle2. com yang pada akhirnya disadarisisi oleh website tidak kecil lain.

    Mulai Meningkatkan The Oatmeal

    Ketika bikin website Mingle2, Matthew pernah bikin sebagian komik yang dipakai untuk pelengkap content website itu. Serta sesudah website mingle2 disadarisisi, ia merasakan cukup content komik yang ia buat. Dari situ tercetus inspirasi untuk membukukan content komik itu dengan cara on-line berbentuk satu website terpisah.
    Jadilah ia mendapaftarkan domain baru dengan nama theoatmeal. com. Menariknya nama website The Oatmeal di ambil bukanlah lantaran dianya suka pada makanan rendah kalori dimaksud. Bahkan juga Matthew mengakui, dianya lebih sukai sarapan memakai sereal di banding oatmeal. Lantas kenapa dianya mengambil nama ini? Nama The Oatmeal di ambil berdasar pada nama nickname yang ia gunakan saat memainkan #game Quaker Oatmeal yang kenyataannya begitu ia sesali sekarang ini. Argumennya lantaran game itu, ia jadi banyak menggunakan saat dengan cara percuma saat masihlah umur remaja.
    Perubahan Situs
    Dengan kemampuannya membuahkan banyak content komik yang menarik, perlahan-lahan trafik mengalir pada situsnya itu. Makin lama, makin beberapa orang yang berkunjung ke website The Oatmeal, yang pada akhirnya bikin cost untuk menggerakkan website itu merasa berat untuk Matthew. Pada akhirnya dia temukan jalan keluar dengan menempatkan feature donasi, supaya untuk beberapa pengunjung yang menginginkan menyumbang dapat kirim melalui sarana #PayPal.

    Akhirnya sungguh mengagumkan, lantaran cuma dalam sekian hari ia memperoleh support donasi sebesar beberapa ribu dollar. Bahkan juga diakuinya pernah memperoleh US$500 dalam satu hari. Pada akhirnya dari dana itu, ia dapat menggerakkan website tambah baik lagi. Bahkan juga melaunching satu buku berjudul 5 Very Good Reasons to Punch a Dolphin in the Mouth yang diisi himpunan komik kepunyaannya.
    Sekarang ini sumber pendanaan paling besar untuk website The Oatmeal, malah datang dari penjual merchandise berbentuk kaos, gelas, poster serta banyak product lain. Dari penjualan merchandise itu, Matthew mengakui dapat memperoleh sampai US$1000 /hari. Bahkan juga pada moment Black Friday pada th. 2010 lantas ia dapat memperoleh keuntungan sebesar US$70. 000 dalam satu hari. Pencapaian yang mengagumkan pastin

    4 comments
    1. Selamat sore Mas
      Saya ada rencana mau buat cerita mengenai Pembalakan Liar dan Penambangan Liar di Indonesia. Perhitungan sementara butuh kurang lebih 10 – 20 gambar dalam situasai yang berbeda. Boleh diinfokan biayanya per lembarnya ?
      Terima kasih

    Comments are closed.

    You May Also Like