Old Town Coffe  Sudah Terkenal di Malaysia , OldTown White Coffee mulai beroperasi di Indonesia sejak Januari 2011 dengan outlet pertamanya di Emporium Pluit Mall Jakarta. OldTown terus berkembang seiring berjalannya waktu Dari tahun ke tahun outletnya terus bertambah. mendukung dan mempercayakan kami sebagal penenma penghargaan ini sebagal Most Promising Brand ” kata Sam fan.

 

Konsep Franchise Old Town

 

Keberhasilan tak lepas dari konsep OldTown White Cotfee yang memiliki ciri khasnya, Menurut Sam Tan, OldTown meéembawa Kopi dengan cita rasa dan aroma khas yang terkenal dari Malaysia,

“dan kami akan terus mengembangkan cirl khas tersebut agar dapat diterima oleh Masyarakat di Indonesia,” katanya,

Produk White Coffee, kata Sanv Tan, merupakan produk ungguiannya, OldTown

juga memiliki produksi kopi sendiri yaitu 3 OldTown White Coffee kamasan yang telah 3 lersebar di berbagai negara.

“Selain itu  kami juga Menjual makanan dan minuman khas Malaysia seperti Nasi Lemak, Mie franchisee di Indonesia dengan total 26 Curry

 

Outlet  Old Town Coffe

outlet Old Town Coffe yang tersebar di Jabodetabek, Solo, Makassar, Jogja, Semarang, Balikpapan, dan Medan, Masyarakat Indonesia pun saat ini tidak harus ke Malaysia jika ingin menikmati kopi khas OldTown.

Masyarakat yang berada di luar pulau Jawa dapat menikimati OldTown White Coffee di daerah terdekat. Sedangkan untuk internasional, OldTown sudah berada di negara Malaysia, Indonesia, China, Hongkong, Singapura, dan Myanmar,

Sam Tan, General Manager OldTown White Coffee mengatakan, OldTown mengembangkan bisnisnya dengan membangun outtet sendiri, dan sistem franchise.

“Untuk di luar kota, kami cenderung menggumakan sistem franchisee karena franchisee memiliki segala informasi, relasi, kreativitas yang berbeda—beda tiap daarah sehingga dapat diaplikasikan dengan porsi yang sesuai agar lebih efektit. Saya rasa iu sangat bermanfaat bagi kami dan juga franchisee,” jelasnya.

 

 

 

Cabang Bisnis Franchise Old Town

 

OldTown, kata dia, sudah memiliki 11 Cabang dan OldTown sudah memibuka 26 outlet, yang sampai Saat ini bekerjasama dengan baik. ‘

“Meskipun dalam bisnis franchisee setiap franchisee memiliki pandangan bisnis/pendapat yang beragam, namun sagala sesuatunya harus dikomunikasikan sehingga menuju Satu tujuan untuk perkembangan bisnis OldTown,” bebernya.

Lalu seberapa menguntungkan bisnis ini untuk investor? Setiap bisnis tentunya memiliki resiko, jawab Sam Tam, tergantung dari lokasi yang dipilih dan bagaimana cara mengoperasikan bisnis ini. “Untuk modal yang kita jalankan, profit rata-rata dapat dikatakan 15%—30% dengan omzet rata— rata 200—40jt per bulan.

Untuk omzet yang labih tinggi terutama di bandara rata— rata profit berkisar 30%. Dapat dibuktikan dengan beberapa franchisee yang sudah memperpanjang bisnismya yang saat ini memasuki tahun ke 6 dimana jangka waktu kerjasama ini diperpanjang setiap 5 tahun,” ungkapnya.

Berkat kinera bisnisnya, OldTown White Coffee terpilih sebagai The Most Promasing Brand  “Tentunya kami sangat bersyukur, dan kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia

“Kami senantiasa menjaga kualitas prosuk yang kami jual dengan menyajikan makanan dengan cita rasa yang khas, enak, unik, dengan presentase makanan yang bagus.

Selain itu kami juga berupaya menciptakan ambiance yang nyaman serta kebersihan yang terjaga sehingga brand kami dapat memberikan yang terbaik bagi customer yang datang ke OldTown White Coffee dan bersaing dengan brand besar lainnya yang ada di Indonesia.

 

baca juga

350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

 

 

Kesempatan Peluang Bermitra Dengan Old Town Coffe

 

Bagi yang tertarik, OldTown White Coffee menawarkan peluang franchise dengan investasi berkisar Ap 1.5 Millar —Rip 2.5 Ap Miliar tergantung lokasi dan luasan yang dibangun.

Untuk royalty fee hanya 5—-6%, dan untuk Franchise Fee mulai dari 250)t— S50jt dengan seleksi lokasi, market survey dan analisis bisnis agar BEP mencapai kurang dari 3 tahun.

“Untuk bisnis ini kami memasarkan lewat exfibition, referensi dari existing investor kami, customer yang datang ke outlet. Sedangkan untuk platform digital kami memiliki website, email, Facebook, Twitter dan Instagram,” pungkas Sam Tan.

You May Also Like