Anda pernah beli burger di Indonesia?

Jika membicarakan burger di Indonesia, mungkin anda akan langsung mengingat Mc Donald.

Padahal ada banyak merek franchise burger di dunia.

Anda bisa memilih salah satunya, misalnya saja Jack in The Box.

 

Profil Jack in The Box

Pada tahun 1951, Robert O. Peterson membuka restoran burger drive-thru dengan badut jack-in-the-box besar di atap di San Diego.

Perusahaan ini mulai berekspansi di luar California pada tahun 1960.

Perusahana ini memulai usaha waralaba pada tahun 1982 dengan masih berbasis di San Diego.

Pada tahun 1982 juga menu Jack in the Box dilengkapi berbagai variasi selain hamburger, termasuk sandwich ayam, sarapan, taco, salad, dan shake.

Pada tahun 2003, Jack in the Box mengakuisisi waralaba kasual cepat Qdoba Mexican Grill.

Franchisor Jack in The Box menawarkan waralaba untuk restoran yang sudah dibangun, serta restoran yang bertanggung jawab untuk membangun waralaba.

Ikhtisar Franchise Jack in The Box

Dalam hal operasional Franchise Jack in The Box membuka pelatihan untuk setiap franchisee baru sekitar 10 hingga 12 minggu (400 jam).

Pelatihan tersebut akan berlangsung di San Diego, California.

Waralaba  harus berhasil menyelesaikan seluruh program pelatihan sebelum disetujui mengoperasikan restoran waralaba.

Selain itu, sebelum restoran dibuka, pemilik waralaba harus memberikan pelatihan bagi salah satu karyawan pemilik waralaba untuk menjadi Manajer Restoran Waralaba Bersertifikat.

Sebelum restoran dibuka, pemilik waralaba juga akan memberikan franchisee dan karyawan mereka akses ke Program Pelatihan Berbasis online.

Penerima Waralaba harus memastikan bahwa semua karyawan yang bekerja di restoran telah mendapatkan pelatihan operasional terkait dengan manajemen restoran.

 

 

 

Ketentuan Franchise Jack in The Box

Perusahaan hanya memberikan waralaba untuk lokasi restoran tertentu.

Waralaba tidak akan menerima wilayah eksklusif.

Waralaba dapat menghadapi persaingan dari pemegang waralaba lain, outlet yang dimiliki pemilik waralaba dan bahkan dari merek lain.

Setiap restoran waralaba harus memiliki “Operator” yang ditunjuk dan yang disetujui oleh pemilik waralaba.

Manajer mungkin adalah pemegang waralaba, orang lain yang telah menandatangani Perjanjian Waralaba, atau, dalam beberapa kasus, seseorang yang ditunjuk oleh pewaralaba.

Operator harus memiliki kepemilikan minimal 25% saham dalam bisnis waralaba, dan sangat berpengalaman dalam industri restoran cepat saji.

Operator harus secara aktif terlibat dalam operasi bisnis waralaba, tetapi dapat bertindak sebagai Operator untuk lebih dari satu restoran.

Setiap restoran waralaba juga harus memiliki setidaknya satu manajer yang berhasil menyelesaikan program pelatihan Manajer Restoran Bersertifikat franchisor.

Franchisor mensyaratkan bahwa franchisee harus menjual semua item menu, dan hanya item menu yang ditentukan oleh franchisor.

Perjanjian Waralaba mensyaratkan operasi minimum 16 jam per hari, bila ingin memodifikasi jam kerja Franchiser harus menghubungi operator pusat.

 

baca juga

 

350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

 

 

Ketentuan Perjanjian Jack In The Box

Panjang masa waralaba awal dinegosiasikan, dan tidak ada hak pembaruan.

Pemilik waralaba dapat menawarkan pembiayaan jembatan jangka pendek hingga 80% dari harga pembelian restoran .

Franchisor juga dapat menawarkan pembiayaan mezzanine jangka panjang hingga 20% dari harga pembelian restoran.

Dalam keadaan terbatas, pemilik waralaba dapat menawarkan pengaturan build-to-suit untuk membantu pewaralaba dalam memenuhi kewajiban konstruksi.

Demikian pemaparan dalam pembukaan franchise Jack in The Box, setelah mempelajarinya, anda bisa menyiapkan dana untuk membuka investasi kapan saja.

You May Also Like