Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) memproyeksikan negara ini akan memiliki dua dekakorn.
Perlu anda ketahui terlebih dahulu bahwa dekakorn ialah start-up bernilai lebih dari US $ 10 miliar.
Harapan ini muncul menyusul munculnya lebih banyak unicorn di tahun 2019 ini, sebagaimana ditunjukkan oleh pertumbuhan pesat beberapa start-up.
Dikutip dari The Jakarta Post, Ketua IdEA Ignatius Untung mengatakan bahwa perusahaan perjalanan Go-Jek telah mencapai status Dekakorn di Indonesia.
Setelah mengatakannya, dia juga menyampaikan harapan agar platform e-commerce Tokopedia dapat mengikuti jejak Go-Jek sebagai platform Dekakorn Indonesia.

Go-Jek Menjadi Decacom Pertama

Ignatius mengatakan Go-Jek menjadi dekakorn setelah menerima beberapa suntikan modal.
Salah satu yang terbesar dan termasuk yang terbaru ialah suntikan modal dari kelompok bisnis yang terdiversifikasi PT Astra International.
Sedangkan dia mengatakan bahwa Tokopedia saat ini bernilai sekitar $ 7 miliar, kurang 3 miliar lagi Tokopedia akan berubah statusnya menjadi Dekakorn Indonesia.
“Jadi Tokopedia berpotensi menjadi dekakorn. Tetapi saya tidak yakin apakah ini tahun ini atau tahun depan, ”kata Ignatius seperti dikutip dari kontan.co.id.
Mengenai kelahiran lebih banyak unicorn, perusahaan itu antara lain termasuk perusahaan dompet digital (e-wallet), agen perjalanan online (OTA) dan First layanan kesehatan.
Go-Jek adalah salah satu dari empat perusahaan baru di Indonesia yang bernilai lebih dari $ 1 miliar tahun lalu, bersama dengan Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak.
Akan tetapi, tahun 2019 ini sudah melonjak dengan nilai sebesar $10 miliar.

Indonesia Dianggap Sebagai Negara Maju di Asia Tenggara

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sebelumnya bahwa Indonesia dianggap sebagai negara maju di Asia Tenggara.
Alasannya karena Indonesia adalah tempat kelahiran empat dari tujuh unicorn besar di wilayah tersebut.

Pengertian Unicorn dan Decacorn

Unicorn adalah perusahaan startup swasta yang bernilai lebih dari $ 1 miliar.
Istilah ini diciptakan pada tahun 2013 oleh kapitalis ventura Aileen Lee yang memilih hewan mitos untuk mewakili kelangkaan statistik dari usaha yang sukses tersebut.
Sementara Decacorn adalah kata yang digunakan untuk perusahaan-perusahaan di atas $ 10 miliar.
Adalagi hektocorn yang merupakan isilah untuk menyebut perusahaan Decacorn atau Unicorn yang berevolusi dengan pesat hingga memiliki aset yang bernilai lebih dari $ 100 miliar.
Menurut TechCrunch, ada 279 unicorn di Indonesia pada Maret 2018.
Unicorn terbesar termasuk Ant Financial, Didi Chuxing, Uber, Airbnb, Stripe, Palantir, dan Pinterest.
Sementara Dropbox adalah decacorn terbaru yang berubah menjadi perusahaan publik pada 23 Maret 2018.
 
 

Potensi Perusahaan Unicorn dan Decacorn di Indonesia

Untuk menilai potensi pertumbuhan masa depan perusahaan, perlu ada analisis mendalam tentang target pasar.
Ketika sebuah perusahaan atau investor menentukan ukuran pasarnya, ada beberapa langkah yang perlu mereka pertimbangkan untuk mengetahui seberapa besar potensi pasar tersebut.
Cara mempertimbangkannya antara lain sebagai berikut.

  • Mendefinisikan sub-segmen pasar (tidak ada perusahaan yang dapat menargetkan pangsa pasar 100%, juga dikenal sebagai monopolisasi)
  • Ukuran pasar Top-Down
  • Analisis Bottom-Up
  • Analisis pesaing

Setelah pasar diestimasi secara wajar, perkiraan keuangan dapat dibuat berdasarkan ukuran pasar.
Dengan perkiraan keuangan yang ditetapkan, investor perlu tahu apa yang harus dihargai pasar.
Di sinilah metode penilaian yang lebih mapan menjadi lebih relevan.
 
 
baca juga
900 Pebisnis Start Up Bisnis Digital Di Dalam Dan Luar Negri
Baca 5 Faktor Penyebab Bisnis Start Up Jadi Gemerlap
5 Strategi Startup Agar Memiliki Brand yang Melekat
 
 
Keuangan pesaing dan transaksi masa lalu juga memainkan peran penting ketika memberikan dasar untuk menilai startup.
Dari penjelasan di atas, kalau anda jadi investor, kira-kira akan memilih perusahaan start-up mana untuk dijadikan mitra?

You May Also Like