Produk tupperware sangat familiar di tanah air. Produknya dapat ditemui hampir di semua rumah tangga. Jaringan pemasarannya pun sangat luas hingga sangat mudah menemukan penjual produk tupperware. Jika Anda salah satunya, coba cara berikut untuk meningkatkan penjualan tupperware dengan mudah dan cepat.

Cara Meningkatkan Penjualan Tupperware Sampai 1000%

 

  1. Via Medsos

Media sosial menjadi alat marketing yang paling ampuh untuk meningkatkan penjualan tupperware. Anda mungkin sering kali menemui iklan di medsos yang menawarkan bisnis rumahan yang menjanjikan, berpenghasilan jutaan dari rumah, bisnis untuk ibu rumah tangga, dan lain sebagainya. Iklan tersebut sering kali muncul, menarik untuk diklik dan ternyata penawaran dari tupperware.

Jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan yang lainnya memang sangat ampuh untuk menjaring pembeli. Anda bisa menawarkan produk ke banyak orang dalam satu klik, atau membuat halaman fans dan mengundang banyak orang untuk bergabung. Mereka yang terjaring tersebut merupakan calon pembeli yang potensial. Anda pun hendaknya membuat posting menarik yang berisi tak hanya produk, namun juga tips yang berkaitan dengan produk.

  1. Buat Website

Buatlah website mandiri diluar web resmi tupperware. Web tersebut guna mempromosikan produk-produk tupperware yang Anda jual. Alamat URL bisa dibuat dengan mencantumkan brand tupperware namun dengan penawaran berbeda. Misalnya, tupperwaremurah.com, atau tupperwarebaru.co.id, atau grosirtupperware.id, dan lain sebagainya. Opsi lain, cantumkan kota lokasi Anda berjualan, seperti tupperwarebogor.com, atau tupperwaremalang.co.id dan sebagainya.

Namun yang perlu diperhatikan ialah buat website dengan tingkat kepercayaan yang tinggi. Caranya, tampilkan kontak selengkap mungkin, CS yang mudah dihubungi, tampilkan pula testimoni, foto-foto proses pengepakan barang, dan jaminan barang asli. Selain itu, buatlah website Anda muncul di daftar teratas mesin pencari. Terapkan SEO dalam pembuatan web tersebut. Jika website Anda unggul, maka akan sangat mudah mendapat pelanggan dan mudah pula meningkatkan penjualan tupperware.

 

  1. Beri Review

Bagi sebagian orang, membaca review produk sangatlah penting sebelum membelinya. Karena itu, buatlah review secara jujur tentang produk-produk tupperware yang Anda jual. Tulis di media sosial ataupun webblog Anda. Jangan lupa terapkan SEO untuk penulisan content tersebut. Selain itu, berilah link untuk pembelian produk yang direview di akhir content. Arahkan link tersebut pada toko online Anda dan beri kemudahan untuk melakukan pembelian.

Review cukup penting bagi produk-produk terkenal, terutama yang berharga cukup mahal. Seorang yang membaca review pula dapat dipastikan ada keinginan untuk membeli. Hanya saja, masih ada keraguan mengenai kualitas produk. Tanpa berlebihan, tulislah review positif yang meyakinkan mereka untuk membeli. Dengannya mereka akan menuju toko online Anda dan membelinya. Cara ini cukup efektif untuk meningkatkan jumlah pembeli.

  1. Buat Paket

Buatlah paket pembelian tupperware dengan harga spesial. Tampilkan bahwa produk tupperware tak hanya cocok digunakan pribadi dan rumah tangga, namun juga bernilai untuk set hadiah pernikahan, kado anniversary, hingga kado ulang tahun anak. Buatlah paket yang cocok untuk set hadiah lalu tawarkan dengan promo harga khusus.

Pembelian secara set atau paket tupperware akan sangat membantu Anda dalam meningkatkan penjualan. Karena itulah, tawarkan paket-paket spesial tersebut secara khusus pada target pasar yang khusus pula. Tawarkan pula bungkus kado gratis lengkap dengan kartu ucapan. Lebih bagus lagi jika Anda dapat mengemasnya dalam parcel yang cantik. Tentu akan banyak pelanggan yang menyukainya.

  1. Parcel Bertema

Selain hadiah set, parcel tupperware juga menarik untuk perayaan hari besar. Buatlah parcel penuh hiasan yang cocok untuk hantaran. Parcel berisi tupperware pastilah akan sangat unik dan menarik. Hanya saja, Anda hanya dapat menjualnya pada momen tertentu. Meski demikian, penjualan parcel akan sangat melejitkan omzet dan meningkatkan penjualan tupperware Anda.

 

 

Parcel tema ini juga bisa ditawarkan dengan menjadi sponsor acara hari besar ataupun perayaan. Saat hari kemerdekaan misalnya. Menjadi sponsor untuk pemberian hadiah lomba berupa produk tupperware merah putih akan sangat menarik banyak orang. Bukalah stand pada acara tersebut dan tawarkan pada pengunjung. Jangan lupa berikan diskon dalam rangka memperingati perayaan tersebut.

Terakhir, hal yang perlu diingat ialah, Tupperware menerapkan sistem multilevel marketing atau MLM yang dapat merugikan Anda jika tak pandai dalam menjual. Jika tak ada konsumen yang membeli produk dari Anda, maka Anda lah yang harus membelinya. Karena itulah, jika Anda enggan meningkatkan penjualan dan merasa tak memiliki passion dalam menjual, lebih baik mengubah arah bisnis Anda.

 

Untuk meningkatkan volume penjualan produk, perlu dilakukan upaya dan strategi marketing yang tepat dan efektif. Namun untuk merumuskan strategi yang tepat, ada beberapa faktor yang perlu dipikirkan matang karena menjadi dasar pemasaran yang efektif. Berikut konsep-konsep dasar dalam merumuskan strategi marketing.

  1. Orientasi Konsumen

Konsep dasar marketing pertama yakni berorientasi penuh pada konsumen. Lakukan riset tentang target konsumen produk Anda. Apa saja keinginan mereka, berapa harga yang layak untuk produk Anda, model produk apa yang mereka sukai dan kualitas seperti apa yang mereka harapkan. Selain itu, gaya hidup, tingkah laku, kegemaran mereka juga perlu diriset mendalam. Dengan mengetahui detail target pasar, Anda dapat merumuskan marketing yang tepat untuk meningkatkan volume penjualan.

  1. Targetkan Keuntungan

Volume penjualan yang meningkat, akan berdampak pada keuntungan. Namun laba hanya diperoleh jika konsumen membeli dan puas dengan produk Anda. Makin puas konsumen dengan produk Anda, makin banyak pembelian yang mereka lakukan. Artinya, volume penjualan produk pun meningkat dan menghasilkan laba yang berlipat pula. Karena itulah sangat penting membangun kepuasan konsumen agar keuntungan pun dapat diraih dengan mudah.

  1. Pemasaran Terorganisir

Pemasaran yang dilakukan secara tim haruslah terorganisir dengan baik. Semuanya harus terintegrasi dan dipimpin seorang yang handal. Setiap marketter pun hendaklah memiliki fokus yang sama, yakni kepuasan dan kesetiaan pelanggan. Pembagian kinerja dan evaluasi juga tak boleh luput dalam pengorganisiran pemasaran.

  1. Kaji Teori Marketing

Sebelum mengonsep marketing, Anda perlu melakukan kajian teori marketing yang ada. Beberapa pendekatan yang bisa dilakukan di antaranya merchandising, buying, selling, grading, standardising, storage and warehouse, transportasing, financing, communications, packaging, dan risk bearing. Pahami setiap pendekatan tersebut untuk membuat konsep marketing yang efektif dalam menarik minat konsumen.

  1. Strategi Produk

Marketing dengan strategi produk pula perlu dipikirkan matang, yakni tentang bagaimana menyajikan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan minat pasar. Termasuk di dalamnya yaitu nama brand yang menarik dan harga produk yang layak menurut konsumen. Penentuan harga haruslah disesuaikan dengan hasil riset pasar. Dengan menerapkan strategi ini, produk memiliki kemungkinan besar untuk diterima pasar dengan baik. Dengannya, Anda akan sangat mudah meningkatkan volume penjualan produk.

  1. Strategi Kebutuhan

Melakukan pemasaran dengan strategi sesuai kebutuhan juga dapat membantu Anda meningkatkan volume penjualan produk. Ada dua jenis dalam strategi ini, yakni strategi kebutuhan primer dan selektif. Strategi kebutuhan primer yaitu cara meningkatkan permintaan produk dengan menargetkan pelanggan dan pembeli baru. Adapun strategi kebutuhan selektif yakni cara pemasaran yang dirancang untuk unggul dalam persaingan dengan fokus meningkatkan jumlah konsumen.

  1. Alokasikan Biaya Promosi

Promosi tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit. Karena itulah Anda perlu membuat alokasi budget promosi. Besar kecilnya biaya promosi akan sangat berpengaruh pada peningkatan volume penjualan produk. Tentu promosi yang masif dan besar-besaran akan membuat produk Anda laris manis. Namun tentu saja hal tersebut akan menghabiskan banyak biaya.

  1. Memperluas Pasar

Saat menentukan strategi pemasaran, Anda pun hendaknya melihat pentingnya memperluas pasar produk. Mengingat untuk meningkatkan volume penjualan, produk harus laku dalam jumlah banyak. Semakin luas pasar tentu akan semakin banyak produk yang terjual. Namun pastikan perluasan pasar tersebut sesuai dengan produk yang Anda tawarkan.

 

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan volume penjualan produk. Dengan meramu strategi marketing yang tepat dan matang, Anda dapat meraih tujuan tersebut. Tentu itu bukan hal mudah, namun harus dicoba. Ingatlah bahwa kesuksesan bisnis ada di depan mata jika Anda berhasil menaikkan volume penjualan secara signifikan dari bulan ke bulan, tahun ke tahun. Jika sudah terbiasa, marketing bukan lagi hal yang menyulitkan.

baca juga 1000.001 Ide Bisnis Dengan Modal Mulai 100 Ribu

Bagaimana Cara Meningkatkan Volume Penjualan? Cek Disini!

 

Dalam bisnis, apapun jenis usahanya, akan sangat sulit meningkatkan pendapatan jika tak mampu meningkatkan volume penjualan. Laba akan sangat sulit diraih jika volume penjualan tak menunjukkan grafik ke atas. Karena itulah pelaku usaha perlu melakukan cara-cara efektif agar bagaimana produk yang sudah beredar di pasaran dapat laku dan habis terjual. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan volume penjualan.

  1. Pemasaran Agresif

Pemasaran bukan hanya proses menjual dan menawarkan produk. Lebih dari itu, pemasaran mencakup proses merencanakan, menentukan harga, promosi hingga distribusi. Jika ingin meningkatkan volume penjualan, semua proses tersebut haruslah dilakukan secara maksimal, agresif dan berhasil memuaskan konsumen.

Tanpa pemasaran yang agresif, volume penjualan sulit meningkat dan berdampak pula pada sulitnya meningkatkan keuntungan. Untuk itu, perlu sebuah tim pemasaran yang dipimpin seorang yang berpengalaman agar segala proses pemasaran dapat berjalan efektif. Merekalah yang akan memikirkan pemasaran seperti apa yang cocok diterapkan. Pemasaran adalah kunci sukses penjualan suatu produk. Jika pemasaran gagal, produk pun tak laku di pasaran. Grafik volume penjualan pun tak mungkin bergerak naik ke atas.

  1. Promosi

Salah satu proses pemasaran produk yang paling penting ialah promosi. Inilah cara yang paling mempengaruhi volume penjualan meningkat atau justru stagnan. Promosi harus dilakukan dengan mempengaruhi konsumen, baik secara langsung ataupun tak langsung. Yang perlu dilakukan saat promosi ialah memberikan informasi sebanyak-banyaknya tentang produk yang dijual. Dengannya hasil promosi akan berdampak pada keinginan konsumen untuk membeli.

Saat ini ada banyak ragam promosi kreatif, dari promosi langsung hingga digital. Semuanya mesti dilakukan agar mengetahui cara promosi mana yang paling efektif untuk produk Anda. Setiap brand memiliki cara promosi berbeda, ada yang fokus di promosi digital, ada pula yang memilih offline, sebagian justru memaksimalkan iklan. Lakukanlah evaluasi agar Anda mengetahui cara promosi mana yang paling ampuh untuk meningkatkan volume penjualan produk Anda.

  1. Promotional Mix

Dalam beberapa kasus, upaya marketing dengan satu jenis promosi tak mampu meningkatkan volume penjualan. Perlu banyak variabel promosi yang dikombinasikan menjadi sebuah strategi yang disebut promotional mix. Menjalankan strategi ini tentu membutuhkan tenaga, waktu dan biaya lebih. Namun hasilnya tak akan mengecewakan.

Variabel dalam promotional mix tersebut sedikitnya ada empat, yakni iklan, personal selling, publisitas dan promo penjualan. Padukan antar variabel untuk promosi produk Anda. Namun yang perlu dicatat agar promotional mix tak berujung sia atau bahkan kerugian, yakni perhatikan hal-hal rinci tentang budget yang dialokasikan untuk promosi, jenis pasar, tahap siklus produk, dan sifat pasar yang ditargetkan. Rumuskan secara efisien dan dilengkapi target agar promosi berujung panen laba.

Selain itu, ada hal-hal lain yang juga tak bisa luput untuk mendapat perhatian sebelum melakukan promotional mix. Di antaranya yakni penentuan harga produk. Anda tidak bisa asal dalam menentukan harga. Perlu pertimbangan matang, bahkan riset untuk menentukan harga jual dengan tepat. Jika harga dianggap layak menurut target konsumen, maka Anda sukses menentukan harga. Namun jika Anda gagal, jangan harap meningkatkan volume penjualan.

 

Demikian beberapa cara yang bisa Anda tempuh untuk memajukan bisnis dan meraup laba berlipat. Tiga poin di atas hanyalah teori marketing agar bisnis Anda dapat meningkatkan volume penjualan. Tentu teori akan berbeda di lapangan. Namun tanpa teori, Anda akan berjalan tanpa arah dan panduan. Karena itulah, padukan teori dan usaha keras agar membuahkan hasil memuaskan.

 

baca juga

123 Cara Meningkatkan Omzet Penjualan

Panduan Bisnis Online Terlengkap

1000.001 Ide Bisnis UKM Dengan Modal Mulai 100 Ribu

350 Daftar Waralaba Dan Franchise Mulai Dari 1 Juta sd 1 Milyar

 

 

Intinya ialah, untuk meningkatkan volume penjualan kuncinya ada di strategi marketing. Tanpa marketing yang kompeten, Anda akan kesulitan meraih laba, bahkan meski sekedar menghabiskan produk di pasaran. Buatlah sebuah tim marketing jika Anda merasa tak cukup berpengalaman dalam menjual. Makin banyak kepala, makin banyak pula ide kreatif untuk memasarkan produk Anda.

You May Also Like