Bukalapak merupakan salah satu perusahaan teknologi atau e-commerce di Indonesia.

Bukalapak diakui sebagai e-commerce terbesar di Indonesia dengan nilai aset lebih dari IDR $1 miliar yang membuatnya juga disebut sebagai unicorn Indonesia.

Sejak dibuka sampai sekarang, Bukalapak merupakan e-commerce yang menyediakan layanan jual beli bagi konsumen dan pebisnis.

Fokus utama dari usaha Bukalapak ialah menyediakan platform jual beli pada usaha kecil menengah atau UKM.

Perkembangan dari data terakhir tahun 2018, terdata bahwa Bukalapak memiliki pengguna mencapi lebih dari 50 juta user.

Bukalapak, E-Commerce Terbesar di Asia Tenggara

Bukalapak yang didirikan oleh Achmad Zacky, Fajrin Rasyid, dan Nugroho Herucahyono ini bertujuan untuk menjual barang-barang secara digital.

Dengan tujuan untuk menjadi penyedia toko online bagi para pengusaha UKM yang tidak memiliki modal besar.

Bukalapak diharapkan dapat menjadi platform yang mempermudah UKM menawarkan barang-barangnya ke pasaran secara digital.

Sejak awal berdiri, Bukalapak bertujuan untuk merangkul UKM dari seluruh wilayah Indonesia.

Dengan memanfaatkan jaringan internet, Bukalapak menjadikan pelapak di platformnya secara mudah menjual barang-barangnya.

Ada banyak jenis pelapak di Bukalapak, mulai dari penjual barang elektronik sampai dengan pupuk untuk pertanian.

Keuangan Bukalapak

Perkembangan Bukalapak yang bertahan sejak lama ini tidak mungkin terjadi tanpa bantuan investor.

Bukalapak menerima modal tambahan dari Batavia Incubator yang merupakan perusahaan gabungan dari Rebright Partners.

Perusahaan ini dipimpin oleh Takeshi Ebihara dari Inkubator Jepang dan Corfina Group.

Pada 2012, Bukalapak juga menerima investasi tambahan lain dari GREE Ventures yang dipimpin oleh Kuan Hsu.

 

Pada bulan Maret 2014, Bukalapak mengumumkan telah menerima suntikan dana lagi dari Aucfan, IREP, 500 Startups, dan GREE Ventures.

Berdasarkan laporan keuangan Emtek, Bukalapak telah menerima investasi dari perusahaan tersebut sebesar IDR 439 miliar.

Dengan investasi tersebut, membuat Emtek memiliki saham Bukalapak sampai 49 persennya.

 

 

Pertumbuhan dan Dampak Bukalapak di Indonesia

Bukalapak yang didirikan tahun 2010 ini berkembang pesat di Indonesia.

Perkembangannya yang laur biasa tidak lain juga karena peran investor yang turut aktif dalam mengembangkan operasional Bukalapak lewat dana mereka.

Bukalapak sendiri telah dinobatkan sebagai salah satu dari empat unicorn besar di Indonesia pada tahun 2017.

Sekarang dengan semakin banyaknya pesain di industri E-commerce, Bukalapak harus mampi mempertahankan prestasi dan memperluas inovasinya.

Diketahui, berdasarkan data Januari 2019, Bukalapak memiliki karyawan sebanyak 2.600 orang.

Mereka terdiri atas 1000 insinyur yang tersebar di beberapa kantor cabang seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.

Komposisi pekerja di lingkungan Bukapalak sampai sekarang masiih dipertahankan didominasi oleh talenta lokal Indonesia.

Situs Web dan Aplikasi Bukalapak

Untuk mempermudah pelanggan Bukalapak baik itu penjual maupun pembeli, Bukalapak melengkapi usahanya dengan website dan aplikasi.

Di dahului dengan website, sebagai kunci penting setiap pengusaha e-commerce dalam menyediakan jasanya, Bukalapak juga membuat situs websitenya mudah digunakan.

Web Bukalapak dibuat dengan nnavigasi yang sederhana dan mudah dipahami.

Suitmedia sebagai pembuat situs website Bukapalak sengaja membuat situs webnya mudah digunakan oleh pengguna pemula.

Halaman site website Bukapalak ialah Bukalapak.com, halaman ini telah dilengkapi juga dengan halaman blog.

Di mana di dalam halaman blog, pembaca dapat menemukan review berbagai macam produk yang dijual di Bukalapak.

Di samping membuat website, Bukalapak juga dilengkapi dengan aplikasi mobile.

Aplikasinya dapat dioperasikan di hanphone android sama seperti e-commerce lainnya.

 

 

 

baca juga

Shopee 31.3 Sale Bersama SLANK

Super Party Lazada

 

Seperti Shopee, lazada, tokopedia, dan lain-lain yang memanfaatkan aplikasi sebagai sarana mempromosikan produk, aplikas Bukalapak juga memiliki fungsi yang sama.

Dengan adanya aplikasi mobile, pengguna menjadi lebih mudah memanfaatkan fitur Bukalapak.

Demikian pemaparan terkait dengan bisnis Bukalapak di Indonesia.

Aplikasi yang bermanfaat untuk UKM ini juga dapat anda manfaatkan dengan bijak untuk mempromosikan produk anda.

You May Also Like